Selasa, 30 November 2010

Malaikat itu bernama ibu

Suatu ketika...seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia.

Menjelang diturunkannya, ia bertanya kepada Tuhan." Para melaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimkankuke dunia. Tapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil danlemah" kata si bayi

Tuhan menjawab,"Aku telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga danmengasihimu"

"Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini cukup bagi saya untuk bahagia" Demikian kata si bayi

Tuhan pun menjawab,"Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamuakan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia"

Si bayi pun bertanya kembali"Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?"

Sekali lagi Tuhan menjawab,"Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdo'a"

Si bayi masih belum puas. ia pun bertanya lagi,

"Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan melindungi saya ?"

Dengan penuh kesabaran Tuhan menjawab,"Malaikatmu akan melindungimu bahkan dengan taruhan jiwanya sekalipun"

Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya, "Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi"

Dan Tuhan pun menjawab,"Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku. Dan akan mengajarkanbagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku. walaupun sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu"

Saat itu surga begitu tenangnya. sehingga suara dari bumi dapatterdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya,

"Tuhan... Jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahusiapa nama malaikat di rumahku nanti ?"

Tuhanpun menjawab,"Kamu dapat memanggil malaikatmu.. . IBU"

Kenanglah ibu yang menyayangimu

Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi...

Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmutidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu

Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu ?

Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit ?

Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumahtempat kau dilahirkan

Kembalilah memohon maaf padanya yang selalu rindu akan senyumanmu

Jangan sampai kau kehilangan saat-saat yang kau rindukan di masa datang.

Ketika ibu telah tiada...

Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kitaTak ada lagi senyuman indah tanda bahagia

Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninyaYang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya

Tak ada lagiDan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akanmu disetiaphembusan nafasnya

Kembalilah segera...peluk ibu yang selalu menyayangimu. ..

Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaikuntuk ibu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar